PENERIMAAN SANTRI

AL MISHBAH MENERIMA SANTRI/SANTRIWATI 2014 - 2015. HUB. USTADZ RASYID 087805561141 ATAU 021-7307379

Jadwal Kelas

Kelas Sore Jam Pertama Dimulai Pkl 14:30 WIB - 16:00 WIB Kelas Sore Jam Kedua Pkl 16:00 WIB - 17:00 WIB Ustadz/Ustadzah : Rasidul Wahab, S.An, Hidayah Wiyatri, Indah Fitriyah, S.Kep, Annisa

Pendiri

H.R. Insan Kamil, Mawarno, Ust. Mohammad Yasin, Ir. Arifin Yogasara, Fajar Izzani, Irwan Anwar, Drs. Supriwiyadi, T Joko R, Edwin Safroni, Chaidar (Alm)

Minggu, 20 September 2009

Nilai Pengorbanan

Sholat Iedul Fitri 1430 H

















Sholat iedul fitri di masjid Al-Mishbah. Jamaah sedang mendengarkan ceramah sholat ied yang disampaikan oleh Ust. Khoiruddin Batubara.

Menggapai Kemenangan















Hari Kemenangan itu telah tiba. Sebulan lamanya kita berpuasa, menahan lapar dan dahaga serta mengikat nafsu dan mencampakkan syetan. Di hari yang fitri ini, jamaah masjid Al-Mishbah mensyukuri hari kemenangan itu sebagai bekal memulai kehidupan di tahun 1430 H. Puasa yang telah dilakukan diharapkan menjadi cambuk kehidupan agar amal ibadah manusia lebih baik dari tahun sebelumnya. Di hari yang fitri ini, gema takbir dan tahmid mengumandang dari seluruh masjid sebagai simbol kemenangan atas kedzaliman, kejahatan dan kemungkaran. Inilah makna fitri yang sesungguhnya.

Imam sholat ied dipimpin Ust. H. Abdul Madjid dengan khotib Ust. Khoiruddin Batubara.




Senin, 14 September 2009

Mencari Malam Seribu Bulan



















Malam Lailatul Qodar adalah malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Mengapa Allah memberi keistimewaan kepada ummat Nabi Muhammad SAW untuk mendapatkan malam Lailatul Qodar? karena ummat Nabi Muhammad umurnya tidak selama ummat nabi-nabi sebelumnya, sehingga pada waktu itu Nabi Muhammad memohon kepada Allah bagaimana agar ummatnya juga bisa memiliki kesempatan nilai ibadah yang melebihi seribu bulan. Maka Malam Lailatul Qodar datang sebagai solusinya.

"Maka kejarlah dan carilah malam lailatul Qodar itu!" demikian seruan ust. H. Dadang Syihabudin saat menyampaikan tausiyah di sela-sela sholat taraweh dan sholat witir. Malam lailatul Qodar adalah malam penentuan dimana Allah telah menetapkan ketentuan nya kepada bumi dan seisinya selama setahun kedepan. Untuk mendapatkan malam lailatul qodar maka perbanyaklah i'tikab di masjid. semoga kita semua menjadi manusia yang beruntung bisa mendapatkan malam lailatul qodar. Amin.

Senin, 07 September 2009

Filsafah Lebah







Lebah. adalah binatang kecil yang disebut oleh Allah dalam Al-quran. Ada apa dengan lebah kok Allah harus menyebutnya dalam kitab suci umat islam itu? Ikutilah uraian singkat Ust. H. Imron Rosyadi tentang lebah. Ia binatang kecil dan tempatnya tidak sembarangan. Lebah tidak mudah kita temui, dia pasti berada di suatu tempat yang baik. Lebah pemakan sari bunga. Makanan lebih diperoleh dari sumber yang inti atau murni dan bersih, sari bunga. Lebah juga menghasilkan madu. Artinya setelah dia makan maka kotorannya berupa madu yang sangat berkhasiat. Lebah juga binatang yang tidak mengganggu kalau dia tidak diganggu. Lebah akan menyerang kalau dia diserang. Ini apa artinya.. kepada manusia bersikaplah seperti lebah. Sifat Mukmin, Makan makanan yang halal dan bersih lalu. Lebah menghasilkan madu maka manusia perbanyaklah amal shodaqoh, infaq dan zakat serta amal ibadah lain agar kita bisa menjadi seperti lebah dimata Allah SWT. dengan ridho Allah, insyaAllah kita akan mendapat tempat khusus kelak di Akhir zaman. Amin. Lebah dapat menyengat namun sengatan lebah saat ini bisa digunakan untuk kesehatan, sehat dengan sengat lebah. (Disarikan dari ceramah Ust. H. Imron Rosyadi)

Keajaiban Malam Nuzulul Quran





























Setelah sore hari, DKM Masjid Al-Mishbah
mengadakan
berbuka bersama dengan warga dan jamaah sekitar, malam harinya dilaksanakan pula peringatan malam Nuzulul Quran dengan penceramah Ust. H. Imron Rosyadi - qori internasional.

Masalah Ikhlas menjadi bahan ceramah. Bahwa ikhlas diibaratkan dengan memberi dengan tangan kanan tapi tangan kiri tidak tahu. Atau bisa diibaratkan dengan saat manusia sedang membuang air besar. saat itu tak akan pernah terbersit rasa berat atau menyesal karena manusia telah membuang air besar, padahal saat makan manusia tahu yang dimakan adalah makanan mahal seperti durian, sate, sop buntut bakar, spaghetti, pizza atau yang lain, namun sat buang air besar, manusia tak pernah mengingat itu semua yang ada adalah rasa nyaman, tenang dan plong karena kita telah membuang hadast besar. nah seperti itulah ibarat nya ikhlas. Itulah yang disampaikan Ust. H. Imron Rosyadi di hadapan ratusan jamaah masjid Al-Mishbah seusai melaksanakan sholat tarawih dan witir berjamaah, minggu 6 September 2009.

Membakar Nafsu




















Semua hampir terperangah
dan terkesima saat mendengar tausiyah yang disampaikan ust. Zainal Abidin tentang Nafsu yang bisa menguasai jiwa manusia. Sekitar 200 jamaah masjid Al-Mishbah dengan khusuk mendengarkan ceramah agama menjelang buka puasa, Minggu 6 September 2009.
"Nafsu adalah satu-satunya ciptaan Allah yang mengaku tidak mengenal kepada Allah. Maka Allah lempar nafsu itu ke dalam neraka selama 100 tahun. Apa yang terjadi, ternyata neraka yang bisa menghancurkan siapa saja yang masuk ke dalamnya tidak membuat nafsu jera. ya, nafsu kebal berada di neraka. Setelah 100 tahun, Allah kembali memanggil nafsu dan bertanya lagi, hai nafsu siapakah kamu dan siapakah aku? Nafsu menjawab, aku adalah aku dan kamu aku tidak mengenal. Selanjutnya Allah melempar nafsu ke neraka yang azabnya adalah membuat orang kelaparan apabila berada di neraka itu. Ternyata nafsu memang tidak kuat dengan lapar. Maka nafsupun akhirnya berkata : aku adalah aku dan engkau adalah tuhan yang menciptakan aku. Dari sinilah maka Ada perintah puasa. Artinya dengan puasa maka diharapkan manusia dapat membakar nafsu dan bisa menguasai nafsu. Jika manusia dikuasai dengan nafsu maka tidak ada bedanya dengan binatang. " itulah salah satu pokok ceramah yang disampaikan oleh ust. Zainal Abidin.